Hari demi hari ku lalui.
Hari demi hari ku hadapi.
Hari demi hari..
Hari demi hari ku mulai merasakan hampa.
Merindukan sosok mu, merindukan orang yang sudah tidak merindukanku lagi.
Hari demi hari terus berlangsung.
Kegelisahanku...keresahanku tentang kamu semakin membesar.
Hari demi hari ku mulai mengerti...memahami dan mengakui bahwa dirimu masih ada didalam hatiku.
Bagaimanapun aku mengelaknya
Bagaimanapun aku mencoba membiarkan rasa ini..mengibaratkan rasa ini hanya sementara. Nyatanya apa?tidak.
Sesibuk apapun diriku melewati hari demi hari aku masih sempat dan bisa memikirkanmu dan selalu merindukanmu.
Walau sekarang dan dulu berbeda, tetapi ku rasa perasaanku masih sama seperti yang dulu untuk mu.
Jahatnya diriku masih mempunyai perasaan pada mu, sedangkan aku sudah memiliki dia. Kamu juga kan? pasti perasaanmu juga sudah hilang, sudah untuk wanita lain.
Bagaimana mungkin rasa ini masih ada?
Seharusnya tidak boleh ada, iya kan?
Bagaimana aku menghadapi kenyataan ini?
Aku seperti hidup didalam kebohongan...tidak. Aku tidak mau seperti itu, aku lelah dengan ini semua. Aku lelah dengan perasaanku untuk dia, aku bingung dengan perasaanku untuk mu, aku kesal dengan perasaanku.
Aku selalu bertanya-tanya ada apa dengan diriku? Apa salah ku? Adakah orang yang bisa membantuku? Adakah orang yang bisa mengerti perasaan ku? Adakah?
Aku hanya berlindung di dalam selimut dengan kegelapan dan berdoa pada Tuhan bahwa selama ini aku hanya bermimpi.
Aku hanya ingin hidup bahagia. Bisakah aku mendapatkan itu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar